feature-top

Mengenal sosok Kartini Arsyad mahasiswi berprestasi Universitas Musim Indonesia asal kabupaten Maros. Perempuan kelahiran Maros 4 Juli 1999 yang akrab dengan sapaan Tini ini telah berhasil membuktikan kesuksesannya dalam meniti karir yang awal mulanya “hanya ingin keluar dari zona nyaman”.

“Tujuan ikut duta sejujurnya hanya ingin keluar dari zona nyaman dan berhubung merasa memiliki bakat dibidang modeling, pas TK juara tingkat TK Maros fashion show, sempat ditawari ikut sama teman tahun 2017 dan memang tertarik tetapi belum siap, soalnnya saya dulu anak perpustakaan banget, masih ragu tetapi pas kuliah baru mau mencoba,” pangkasnya

Tini berhasil mengalahkan keraguan pada diri sendiri dengan mengukir beberapa prestasi diantaranya yaitu RU I Duta Anti Narkoba 2019, Juara 1 Start Up Competition UMI, Student Ambarsador of Foreingn Language Academy 2020, Student Ambarsador UMI 2020.

Tidak sampai disitu Tini juga cukup kompeten dalam manajemen waktu ia mahasiswi double degree di Universitas Muslim Indonesia dengan dua pilihan fakultas yaitu bgahasa asing dan fakultas ekonomi bisnis dengan IP yang cukup memuaskan.

Perjuangan yang dilakukan Tini untuk mencapai semua ini tidaklah mudah ada beberapa hal yang ia dilalui diantaranya. Harus make up sendiri dimana pengalaman ini sangat baru bagi Tini yang notabenenya mahasiswi suka menghabiskan waktu diperpustakaan, dan tidak sampai disitu Tini juga harus bolak balik Maros ke UMI yang berjarak lumayan jauh dari tempat tinggalnya pada saat latihan menjelang grandfinal bahkan harus kehujanan.

Tini berharap dapat menginspirasi perempuan-perempuan diluar sana terkhusus bagi perempuan Bugis-Makassar bahwa kita dapat mengembangkan diri, dengan terus melatih kemampuan diri serta mengukir prestasi dan membanggakan keluarga.

 

Penulis: Wulandari Idris, mahasiswa Unismuh Makassar, berkomunitas di Green Youth Movement.