Thu, 22 Jan 2026
Editorial / Redaksi / Jan 16, 2026

Bukan Kisah Cinta: Child Grooming dan Penjebakan Psikologis dalam Broken Strings

"Broken Strings: Kepingan Masa Muda yang Patah" karya Aurélie Moeremans lebih dari sekadar buku harian selebriti. Ini adalah pandangan mendalam tentang bagaimana pemulihan trauma, manipulasi, dan kontrol koersif bekerja.

Buku Aurélie sedang viral. Penulis membagikannya secara gratis secara online, dan banyak orang membacanya setelah itu. Buku ini telah dibaca oleh lebih dari 10.000 orang, menurut bagian Bonus Chapter!

Buku ini adalah refleksi tentang masalah psikologis modern yang penting, dan juga memberikan beberapa ide kepada orang tua dan guru tentang cara menjaga anak-anak dan remaja tetap aman dari predator emosional.

1. Masalah kekerasan terhadap anak dan ketidakseimbangan kekuasaan

Salah satu topik psikologis terpenting adalah kekerasan terhadap anak, yang dibahas dalam buku ini. Ini terjadi ketika orang dewasa mendekati anak-anak secara emosional agar mereka bisa memanfaatkannya. Bobby, yang berusia 29 tahun ketika Aurélie berusia 15 tahun, menggunakan cara-cara kuno untuk mengganggunya.

Penyusupan Keluarga: Bobby dengan hati-hati menghubungi keluarga Aurélie dan membawa hadiah untuk ibunya serta adik perempuannya untuk mendapatkan kepercayaan mereka.

Terlalu Banyak Pujian: Dia membuat Aurélie merasa istimewa dan sehingga membuatnya lengah.

Memanfaatkan Kelemahan: Bobby memanfaatkan rasa malu Aurélie dan kurangnya pengalaman dalam hubungan percintaan.

2. Isolasi Digital dan Kontrol yang Dipaksakan

Dalam psikologi modern, "kontrol koersif" adalah cara bertindak yang berusaha mengendalikan pasangan dengan mengelola mereka secara mikro dan menjauhkan mereka dari orang lain. Ini mungkin bagi Aurélie karena dia memiliki kontrol ketat atas perangkat komunikasinya.

Bobby membuatnya merasa bersalah karena tidak membalas dengan cukup cepat, jadi dia harus sering melapor kembali dan menyuruhnya menghapus kontak pria di BBM.

Ada juga penyalahgunaan uang. Bobby mengurus uang Aurélie dan bahkan membuatnya membayar mobilnya sendiri secara mencicil, meskipun Aurélie bekerja keras di lokasi syuting. Dia juga sering kehabisan pulsa telepon. Rencana Bobby untuk membuat Aurélie membenci orang tuanya dan berpikir bahwa mereka hanya memanfaatkannya demi uang membuatnya merasa semakin kesepian.

3. Menggunakan agama dan gaslighting

Gaslighting adalah bagian besar dari memoar ini. Bobby selalu membuat Aurélie berpikir bahwa dia yang salah atas cara dia memperlakukannya. Dia akan menangis dan mengatakan bahwa tindakan Aurélie telah mendorongnya hingga batas kesabarannya ketika dia berteriak padanya atau meludahinya.

Cara lain untuk mengendalikan orang adalah dengan menggunakan agama. Bobby mengatakan bahwa seorang wanita harus melayani suaminya dan menggunakan Alkitab untuk mendukung kontrolnya.

Dia bahkan memukul kepala Aurélie dengan Alkitab dan mengatakan bahwa rasa sakit itu adalah "kehendak Tuhan." Mereka berpikir bahwa melawan adalah dosa terhadap Tuhan karena itu membuat mereka merasa buruk tentang diri mereka sendiri.

4. Analogi "Malaikat" dalam Ikatan Trauma

Kisah monyet peliharaan Aurélie, Angel, adalah contoh kuat dari gagasan psikologis tentang ikatan trauma. Hewan yang ketakutan itu memegangi Aurélie sementara Bobby memukul Angel sampai berdarah.

Aurélie mengerti bahwa dia seperti Angel karena dia memegangi tangan yang sakit untuk merasa lebih baik dan diperhatikan. Sangat sulit bagi korban kekerasan untuk memutuskan ikatan emosional yang terbentuk oleh siklus "sakit dan nyaman".

5. Pemerasan siber dan gambar intim tanpa persetujuan (NCII)

Buku ini juga membahas bahaya modern seperti pornografi balas dendam. Bobby mengatakan dia akan bunuh diri di tempat parkir mal jika Aurélie tidak mengiriminya foto pribadi.

Kemudian, mereka menggunakan foto-foto ini untuk memerasnya agar tidak berbicara dan mengancam masa depan serta kariernya. Menggunakan foto intim untuk memeras seseorang adalah bentuk kekerasan berbasis gender yang serius dan dapat merugikan kesehatan mental mereka.

Apa yang dapat kita pelajari

Broken Strings adalah pengingat menyedihkan bahwa monster sering kali lebih dicintai dan religius daripada menakutkan. Tapi Aurélie mendapatkan kembali hidupnya di akhir cerita ini.

Kamu bisa sembuh jika kamu punya keberanian untuk bicara dan mengatakan kebenaran tentang pernikahan palsu dan manipulasi itu. Buku ini memberi tahu setiap penyintas bahwa mereka tidak sendirian dan selalu ada cara untuk bebas.

Pronesiata

Kami percaya jika semua tulisan layak untuk dibagikan. Tak perlu harus sempurna! Media ini ruang bagi semua yang memiliki karya tulisan.

© pronesiata.id. All Rights Reserved.