Masa Kecil
MASA KECIL
Masa di mana dibahagiakan oleh
keadaan
Disambut oleh penantian
Diperhatikan oleh dunia
Gelak tawa nyaring lepas tanpa
beban
Tak menghiraukan ruang
Maupun masalah yang terjadi dalam
kehidupan
Jikalau dunia ini memiliki mesin
waktu
Ingin rasanya memutar waktu
kembali ke masa lalu
Untuk mengulang masa yang
diinginkan selalu
Menjalani hidup dengan tenang
tanpa beban yang sulit itu
Sayangnya hal itu hanyalah sebatas
semu
Bayangan yang selalu menghantui
tanpa tahu waktu
*
SEPARUH JIWAKU
Seseorang yang sangat berharga di
dalam hidupku
Separuh jiwaku ada pada dirinya
Kasih sayangnya bagai air sungai
yang tak henti mengalir
Hidupku tanpanya hanyalah omong
kosong belaka
Tak akan ada yang bisa menggantika
posisinya
Ia adalah penenang hatiku di kala
gundah
Penghibur dikala sedih
Penyemangat dikala lelah
Bahagianya, bahagiaku
Kesedihannya, kesedihanku juga
Terimakasih separuhku kau telah
menyempurnakan hidupku
Tanpamu separuh jiwaku hilang
Tanpamu aku kehilangan arah
*
PERNAHKAH KAU JUMPA?
Di antara mereka yang terhanyut
oleh angan dunia
Ada dia yang tenggelam dalam sujud
yang panjang
Pernahkah kau sua?
Di antara mereka yang terhanyut
oleh cinta yang tak menentu
Ada dia yang memilih mengangkat
kedua tangannya
Di sepertiga yang tenang
Pernahkah kau kira?
Di antara mereka yang sibuk
membangun citra kehidupan
Ada dia yang berusaha menata hati
dan jiwanya hanya ditunjukkan kepada Sang Pencipta
*
TITISAN RASA
Tentang sebuah rasa yang datang
Menyelinap masuk tanpa aba-aba
Jantung mendadak riuh
Ketegangan hinggap di balik hening
Akankah mampu ia kusembunyikan
Sementara bahagia terus mengetuk
hati
Pikiran seolah melayang
Takut terbongkar sebuah kenyataan
Lalu, kucoba meredam gejolak di
dalam dada
Yang meluap tak karuan
Perlahan kujinakkan bisingnya
kepala
Merapihkan kecamuk yang
bertabrakan
Memberikan pengertian kepada diri
Bahwa tak semua yang diinginkan
akan terpenuhi
Menyerahkan segalanya kepada Sang
Ilahi
Agar tiada luka saat harapan tak
bertepi
Biarlah rasa ini terpendam
Sampai akhirnya takdir yang akan
menentukan
*
CINTA DALAM KETETAPAN-NYA
Bukan sebuah pengharapan
Melainkan menyimpan sebuah rasa di
dalam diam
Semakin disembunyikan semakin
tersakiti
Namun, tak jua membuatku bersua
Takut jika angan terus
melayang
Menghancurkan hati berujung
kekecewaan
Harapanku hanya bersimpul kepada
Allah
Agar dihadirkan sosok terbaik
Dalam ketetapan-Nya yang sangat
indah
Mungkin, tak mengharapkan dia
sebagai orangnya
Entah mengapa
Namun, rasa ini akan selalu
tersimpan hingga Allah mengambilnya dariku
Penulis: Dela Fadlilah, Mahasiswa PGSD UMTAS.