Wed, 28 Feb 2024
Warta / Dec 16, 2020

Viral Pengguna Ojek Online Kena Tipu Dengan Modus Cerita Sedih, Berikut Saran Psikolog

Makassar. Pronesiata.id - Beberapa waktu lalu, jagat media sosial dihebohkan dengan pengakuan salah satu pengguna ojek online. Ia menceritakan pengalamannya saat menggunakan jasa ojek online yang menggunakan modus cerita sedih untuk mendapatkan bantuan.

Menanggapi kejadian tersebut, psikolog klinis Veronica Adesla mengungkap dalam kasus tersebut yang mesti kita gunakan yakni simpati saja. “Dalam kasus semacam ini kita gunakan simpati saja yaitu merasa iba. Simpati dengan orang lain bisa merugikan kalau kemudian tidak diimbangi dengan pemikiran kritis logis hingga berakibat pada penipuan," ujarnya seperti dilansir detik.com (12/9).

Ketika mendapat informasi seperti itu, yang harus dilakukan yakni menjadi pendengar tanpa menunjukkan ketertarikan terhadap pembicara serta harus berpikir jernih sehingga tidak terburu-buru menyimpulkan. “"Tenang dulu berpikir dengan jernih, tidak perlu mengambil keputusan atau tindakan terburu-buru," tutupnya.

Seperti diketahui, pengguna ojek online dengan nama akun Twitter @yukeeofn itu bercerita saat itu sang driver tiba-tiba menangis dan curhat mengenai kondisi istrinya yang operasi kanker Rahim dan butuh biaya untuk obat-obatannya.

Mendengar kisah itu, ia merasa tersentuh dan memberikan uang sebesar Rp. 30 ribu. Namun beberapa saat kemudian, ia kembali dihubungi oleh driver. Driver mengungkap bahwa masih kekurangan uang untuk menutupi biaya istrinya.

Bahkan driver berkabar kondisi terakhir istrinya bahwa istrinya meninggal dunia. Namun ia curiga dengan driver tersebut karena gambar profil akun sang driver malah memasang foto dalam kondisi tertawa. Curiga, akhirnya ia memblokir akun tersebut.

Selang beberapa waktu, cuitan akun tersebut ditanggapi oleh pihak pengelola jasa dan telah menindak tegas driver tersebut. “Kami menyayangkan perilaku oknum tersebut dan berterima kasih kepada masyarakat yang sudah melaporkan hal tersebut kepada kami. Oknum pelaku diberi sanksi tegas sesuai SOP,”terang Alvita Chen selaku Manager Corporate Affairs Gojek, seperti dilansir viva.co.id (12/9).

Jadi, jangan terlalu cepat mempercayai cerita-cerita seperti itu ya.


Penulis: Redaksi

Pronesiata

Kami percaya jika semua tulisan layak untuk dibagikan. Tak perlu harus sempurna! Media ini ruang bagi semua yang memiliki karya tulisan.

© pronesiata.id. All Rights Reserved.