Membiru
Membiru
di relung temaram,
piluku membiru,
sanubari ini telah karam,
sembilu ini pun,
telah memburu …
*
Kala Malam
Ku letakkan rinduku,
di dinding-dinding malam,
di sana,
memori ini bersemayam,
dipeluk kelam,
menjejak dalam …
*
Lukisan Gerimis
pada suatu hari,
aku mengaduh di tepi malam,
jam berdetak,
angin berarak,
air mata pun melukis,
sisa-sisa gerimis …
*
Angan
di bawah matahari,
sukma ini tersulut gemuruh
oleh teriknya waktu
menyusuri lekang dan riuh jalan,
sebelum berpendar di angan,
menjelma kenangan …
*
Tentang Mencintaimu
mencintaimu,
adalah menjelma angin malam,
berpendar di antara sunyi,
mengurai di pelukan waktu,
aku tegar di antara gunung,
meluruh bersamamu,
di dalam engkau …
*
Perjalanan
layar terkembang,
di samudera zaman
di bawah sinar bulan
meniupkan ribuan kenangan,
sayup ombak bergemuruh
di lamunan itu,
membiru-haru,
memeluk deru …
Penulis: Maria Dominika Tyas Kinasih, demikian sapaannya. Lahir di Kab. Semarang, 12 November 2000 ini memiliki hobi membaca, menulis, dan bermain musik. Karya terbarunya, buku solo berupa kumpulan puisi yang berjudul Perempuan di Perguliran Waktu (Haura Publishing, Januari 2024). Penggemar Sapardi Djoko Damono ini dapat dihubungi di Instagram @mariadominika_