feature-top

Dalam setiap do'anya lantunan indah mengayun syahdu "Yaa Allah Tuhan segala pemilik hati dan maha membolak balikkan hati, jika memang dia baik untukku maka dekatkanlah tapi jika dia tak baik untukku maka jauhkanlah"

Do'a tersebut merupakan salah satu do'a yang banyak dipanjatkan oleh insan manusia terhadap Tuhannya, seketika menjadi do'a sejuta ummat. Untuk urusan do'a banyak yang tak menyadari akan kekuatannya tapi banyak pula yang yakin dan percaya akan keajaibannya. Do'a menjadi salah satu pintu paling mulia untuk meminta dan meluruhkan seluruh keinginan yang bersifat duniawi paling manjur.

Do'a sejuta ummat tadi merupakan salah satu do'a yang kadang membuat geleng-geleng kepala karena do'a tersebut 'seseorang' yang begitu dekat dan tercinta akan tiba-tiba terasa asing serta menjauhkan diri, letak lucunya adalah kita seringkali mengutuk Tuhan tidak adil karena dijauhkan dari orang yang tercinta, sedangkan jika ingin berpikir lebih kedalam bukankah ini yang memang kita inginkan dari Do'a yang senantiasa kita panjatkan "Jika dia tidak baik untukku maka jauhkanlah" kenapa setelah dijauhkan dari hal/seseorang yang Tuhan anggap tidak baik untuk kita sendiri lantas mengutuk Tuhan yang telah memberi petunjuk?

Meraung-raung, menangis tiada henti, mengumpat sana sini, mengutuk Tuhan yang tak Adil adalah beberapa perilaku yang kita lakukan ketika dijauhkan atau kehilangan 'seseorang' yang kita sayangi dan cintai selama ini. Kehilangan dan kepergiaan memang menyisakan luka yang menyakitkan lantas alasan itu pulalah yang mesti kita jadikan landasan untuk lebih kuat ke depannya menjadi sosok tangguh yang tak terkalahkan oleh badai. 'Badai pasti berlalu' sama halnya kehilangan atau kepergian 'seseorang' tercinta juga pasti akan berlalu.

"Akan ku tagih janjinya sama saya diakhirat"

Perkataan itu keluar saking sakit sekali hati Anda yah, tidak apa-apa itu wajar. Sakit hati, menangis, mengumpat, menghujat, mencaci maki memang adalah hal wajar yang dilakukan ketika 'kehilangan' sesuatu yang berharga bagi hidup kita. Semua akan berlalu walaupun akan ada bekas luka dan suatu saat nanti kita tidak akan pernah tahu dari bekas luka yang diberikan akan berdampak seperti apa dikehidupan kita kedepannya, apakah akan berdampak baik atau buruk tergantung bagaimana menyikapinya.

Berterima kasih saja kepada Tuhan karena telah dipertemukan dengan karakter manusia yang demikian jadikan pelajaran dan jangan lupa bersyukur karena tidak bersama dia karena jelas do'amu yang selalu engkau panjatkan dalam setiap do'a setelah sholatmu telah terkabul "Dekatkanlah dia kalo memang dia baik untukku dan jauhkanlah dia kalo dia tidak baik untukku" kini sudah Allah SWT jawab semuanya walaupun harus merasakan sakit yang begitu dalam.

Harus terbiasa dengan semua kenangan disetiap sudut kota, bertahun-tahun menghabiskan waktu bersama. Kamu kuat dan kamu pasti bisa semua akan berlalu dengan baik dan semestinya:)

Armi sedang berusaha pulih dan sehat.

 

Penulis: Armi.