Sat, 13 Apr 2024
Editorial / Feb 20, 2024

Di Era Politik, Bahasa Membuka Ruang Diskusi yang Sehat

Pasca pesta demokrasi yang telah berlangsung beberapa waktu lalu, ruang diskusi politik terus menjadi sorotan masyarakat saat ini. Media sosial dan berbagai platform daring telah menjadi ruang untuk mengemukakan pendapat politik.

Hal ini juga menjadi sorotan dengan terlibatnya generasi muda dalam memberikan penilaian terhadap para calon pemimpin. Kerap kali diskusi berakhir dengan ujaran cacian dan kebencian.

Yulianto, (2023) mengungkapkan bahwa kebebasan menyampaikan pendapat dalam suatu negara demokrasi menjadi kebablasan akibat didukung teknologi media sosial. Efeknya terasa nyata ketika berubah menjadi ujaran kebencian, perdebatan kubu pendukung, hingga perang siber setiap menjelang Pemilihan Umum (Pemilu).

Peran bahasa tak dapat diabaikan. Bahasa bukan lagi sekadar alat penyampaian pesan, melainkan fondasi membangun pemikiran dan mempengaruhi persepsi.

Melansir laman Kompasiana, bahasa memainkan peran utama dalam membantu masyarakat memahami peristiwa politik dan membentuk opini politik mereka. Bahasa bukan hanya sebagai media penyampaian berita, melainkan juga sebagai perangkat yang mampu membentuk pemahaman dan persepsi masyarakat terhadap peristiwa politik yang terjadi.

Mewujudkan diskusi yang sehat di tengah dinamika politik, peran bahasa diperlukan. Era politik, bahasa bukan sekadar kata-kata. Bahasa menjadi kekuatan yang mampu menggerakkan emosi, membentuk opini, dan merajut pandangan masyarakat.

Membuka Ruang Diskusi yang sehat

Pemahaman yang mendalam terhadap peran bahasa dalam komunikasi politik menjadi dasar utama untuk menyampaikan pesan secara tepat. Selain itu, pemahaman tersebut juga membantu dalam membentuk hubungan yang produktif antar individu dan kelompok.

Pentingnya kesadaran akan kekuatan bahasa juga tidak bisa diabaikan. Bahasa memiliki daya untuk memotivasi, menginspirasi, bahkan menekan seseorang. Kesadaran akan kekuatan ini memungkinkan individu untuk menggunakan bahasa secara bijak dan bertanggung jawab dalam setiap interaksi.

Menghargai keberagaman bahasa di masyarakat menjadi pondasi lain untuk membuka ruang diskusi yang sehat, terutama di Indonesia yang kaya akan suku dan budaya. Penting untuk memberikan ruang bagi setiap individu atau kelompok untuk menyampaikan pendapat dan aspirasinya dalam bahasa yang dikuasainya. Dengan menghormati keragaman bahasa, tercipta lingkungan percakapan yang ramah, yang memungkinkan pemahaman yang lebih mendalam tentang berbagai perspektif politik.

Pemikiran Kritis dan Alat Stimulasi Diskusi

Hal ini ditunjukkan dalam penelitian Fauzan, dkk. (2022) penelitian yang dimuat di jurnal menunjukkan bahwa bahasa juga menjadi alat utama untuk menstimulasi pemikiran kritis dalam diskusi politik. Melalui bahasa, individu dapat menyampaikan pendapat, mengemukakan argumen, dan berdiskusi untuk mencapai pemahaman yang lebih mendalam.

Pemikiran kritis menjadi kunci dalam menganalisis informasi, mengidentifikasi bias, dan mencari solusi terbaik untuk permasalahan politik. Oleh karena itu, memanfaatkan bahasa dengan baik adalah langkah awal untuk melatih dan mengembangkan kemampuan pemikiran kritis, menciptakan diskusi yang berkualitas dan bermakna bagi masyarakat.

Diskusi sehat tidak hanya terbatas pada penyampaian pendapat, tetapi juga mencakup peningkatan kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan kolaboratif. Seperti yang diungkapkan oleh laman YOT, diskusi yang sehat membuka pintu bagi perkembangan kemampuan berpikir yang lebih luas dan beragam di tengah dinamika politik zaman sekarang.

Dengan memahami peran bahasa, membangun kesadaran akan kekuatannya, menghargai keberagaman, dan merangsang pemikiran kritis, kita dapat membuka ruang diskusi yang sehat di era politik. Bahasa menjadi jembatan yang menghubungkan berbagai perspektif, memungkinkan terciptanya diskusi yang konstruktif, dan mendorong kemajuan bersama.

 

Penulis: Nurul Hikma, saat ini sedang melanjutkan pendidikan pada jenjang Magister di Universitas Negeri Malang. Dapat dijumpai di media sosial Instagram hikma0221.

Pronesiata

Kami percaya jika semua tulisan layak untuk dibagikan. Tak perlu harus sempurna! Media ini ruang bagi semua yang memiliki karya tulisan.

© pronesiata.id. All Rights Reserved.