Mon, 24 Jun 2024
Travel / Jan 06, 2021

Senandung Kopi di Bentangan Kahayya

Sejenak menepi, memilih tuk kembali memeluk alam. Ditemani alunan musik sembari berpuisi ria memuji nabastala dengan khidmat. Dari ketinggian 1.400 meter di atas permukaan laut, penikmat ancala akan bersenandung. Bukit Donggia, bentangan kaki gunung Lompobattang, sejuta pesona yang memikat, meleburkan nestapa, menyejukkan dahaga akan hidup.

Donggia menawarkan bentang alam yang tidak kalah indahnya dengan perbukitan yang lain. Terletak di dusun Lurayya, desa Kahayya, Kecamatan Kindang, Kabupaten Bulukumba. Untuk tiba di lokasi memerlukan waktu kurang lebih 2 jam dengan jarak sekitar 40 KM dari pusat kota. Panorama ini berdinding gugusan bukit hijau, dan hulu sungai Balantieng yang berliuk. Bahkan, ada danau di atas bukit, sungguh pemanis  untuk sang penikmat.

Butuh perjuangan untuk tiba di lokasi. Memasuki desa Kahayya akan disuguhkan medan jalan yang cukup terjal. Ada beberapa belokan di tepi jurang. Tanjakan tajam, jalan berbatu nan licin cukup memacu adrenalin. Terbilang berbahaya dan membutuhkan kesiapan fisik dan mental. Namun, semua itu akan lepas tak tersisa, sebab perjalanan diiringi oleh arakan awam dan gagahnya hamparan pepohonan hijau di kaki langit.

Tidak lengkap rasanya, ketika mengunjungi desa Kahayya tanpa ada segelas kopi. Desa ini memang dikenal sebagai daerah penghasil kopi. Maka tak heran, senandung kopi Kahayya itu lahir. Sebuah pesta tahunan yang dilakukan sebagai bentuk rasa syukur atas melimpahnya kopi yang ada di desa tersebut. Sembari menikmati racikan kopi, mata pun dimanjakan dengan pertujukan seni.

Bukit Donggia acapkali digunakan sebagai tempat kemah. Ramahnya alam berselimut kabut ini menjadi tempat menepi, mengusik sepi, dan mengusir penat. Nan syahdu lagi, ada secangkir kopi. Hangat, pekat, wangi yang khas, dan tenang, di tengah  remang-remang cahaya bersama gugusan bintang di angkasa.

Memilih destinasi wisata ini pun tak merogoh kantong. Tak perlu rupiah untuk bisa menikmati keelokannya. Cukup dengan lengkungan senyum yang bersahaja, tuk menyatu bersama ambu alam. Percayalah, kedamaian paripurna yang diimpikan ada pada Tanjung Donggia. Akan terungkap surga milik nusantara.

Penikmat alam, penyuka seduhan kopi, Tanjung Kahayya penawarnya. Nikmati dan jadi saksi destinasi wisata yang satu ini. Lalu, tunggu apa lagi? Datanglah, ceritakan pada anak cucu kelak, ada surga dunia milik Bumi Panrita Lopi, Bulukumba berlayar.

 

Penulis: Ella, content writer di pronesiata.id

Pronesiata

Kami percaya jika semua tulisan layak untuk dibagikan. Tak perlu harus sempurna! Media ini ruang bagi semua yang memiliki karya tulisan.

© pronesiata.id. All Rights Reserved.