Tue, 10 Feb 2026

Kemolekan Semesta Pasti Tiba

Kemolekan Semesta Pasti Tiba


Bilamana mimpi sejauh ujung semesta

Menggapainya patut berkala

Tak dapat tergesa-gesa


Tergopoh-gopoh,

Terkocoh-kocoh,

Hanya menempa semangat roboh


Kiprahmu tak perlu menggebu-gebu

Perlahan saja agar tak jemu

Jika telah tersurat, takkan luput darimu


Tertalah-talah mengejar siapa?

Risaumu untuk apa?

Tenang saja,

Kemolekan semesta pasti akan tiba


*

Terus Berlabuh


Gemercik semangat perlahan pulih

Terjaga dari letih yang berlebih

Kaki, kiri-kanan

Tangan, lengan

Berangsur bangkit kembali gigih


Pasang surut

Naik turun

Timbul tenggelam

Begitulah hati

Sporadis, perlu rehat tuk terobati


Manakala diri hendak mengeluh

Tengok langkahmu telah terlampau jauh

Lanjut akan berpeluh

Pulang pun akan berpeluh

Apa tak sebaiknya terus berlabuh?


*


Jeda Bukan Amoral


Lelah nian sekujur raga

Tertatih-tatih menjejaki semesta

Demi angan di ufuk sana


Tungkai kian melemah

Napas terengah-engah

Kepala nyaris pecah

Inikah saatnya berkeluh kesah?


Terlalu jemu dijejali inspirasi

Terlalu muak akan hiruk pikuk motivasi

Diri ini hanya butuh sejenak berhenti


Menyerah memang dangkal

Walau lelah tak bisa disangkal

Jeda bukanlah amoral

Membisu sekejap tiada soal



Penulis: Yofi Wahyu Febrian Satria Sejati, pemuda asal Jember.

Pronesiata

Kami percaya jika semua tulisan layak untuk dibagikan. Tak perlu harus sempurna! Media ini ruang bagi semua yang memiliki karya tulisan.

© pronesiata.id. All Rights Reserved.